Jadwal Pencairan THR PPPK 2026: Cek Nominal, Komponen dan Syarat Masa Kerja

Kabar mengenai pencairan THR PPPK 2026 menjadi topik paling panas di kalangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja bulan ini. Kita semua tahu bahwa kebutuhan menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah pasti meningkat drastis.

Keresahan sering muncul terutama bagi kawan-kawan yang baru saja menerima SK pengangkatan atau yang masa kerjanya belum genap satu tahun. Rasa bingung mengenai apakah berhak menerima tunjangan hari raya atau tidak seringkali menghantui perencanaan keuangan keluarga.

Berdasarkan analisis Peraturan Pemerintah (PP) terbaru dan alokasi anggaran APBN/APBD 2026, pemerintah telah menjamin hak setara bagi ASN, baik PNS maupun PPPK. Kami membedah regulasi pembayaran tunjangan ini agar kalian mendapatkan gambaran jelas mengenai nominal yang akan masuk ke rekening.

Informasi THR P3K 2026 ini sangat krusial agar kita bisa mengatur arus kas rumah tangga dengan lebih bijak mulai sekarang. Kepastian tanggal cair dan besaran angka yang diterima akan membuat ibadah puasa kita menjadi lebih tenang tanpa beban pikiran finansial.

Kapan THR PPPK 2026 Cair?

Pencairan THR PPPK 2026 dipastikan mulai disalurkan paling cepat sepuluh hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri (H-10), yang diperkirakan jatuh pada rentang tanggal 9 hingga 13 Maret 2026. Pemerintah pusat dan daerah diwajibkan memproses Surat Perintah Membayar (SPM) segera setelah payung hukum diterbitkan pada pertengahan Februari ini. Jika terjadi kendala teknis pada sistem perbendaharaan daerah, pembayaran tetap dapat dilakukan setelah hari raya tanpa menghanguskan hak pegawai.

Tanggal ini merupakan estimasi serentak nasional yang mengacu pada kalender masehi dan hijriah tahun 2026. Kementerian Keuangan biasanya memberikan lampu hijau pencairan tepat saat kita memasuki minggu-minggu awal puasa.

Kita perlu memahami bahwa kecepatan uang masuk ke rekening juga bergantung pada kesigapan bendahara dinas masing-masing. Instansi pusat biasanya cenderung lebih cepat prosesnya dibandingkan instansi daerah yang menunggu transfer dana alokasi umum.

Namun, prinsip H-10 adalah standar pelayanan minimal yang dipegang teguh oleh KPPN. Jadi, cek mutasi rekening kalian secara berkala mulai minggu kedua Maret 2026.

Berikut adalah simulasi jadwal tahapan pencairan yang perlu kalian catat:

TAHAPAN KEGIATAN ESTIMASI WAKTU KETERANGAN STATUS
Penetapan PP THR Akhir Februari 2026 Dasar Hukum Rilis
Proses SPM Satker Awal Maret 2026 Verifikasi Data
Pencairan ke Rekening 9 – 13 Maret 2026 Masuk Saldo (H-10)
Batas Akhir Ideal 19 Maret 2026 Sebelum Cuti Bersama
TARGET SELESAI H-5 LEBARAN 100% TERBAYAR

Perbedaan Waktu Pusat dan Daerah

Perlu diingat bahwa Thr PPPK 2026 Kapan Cair untuk instansi daerah (Pemda) sangat bergantung pada Peraturan Kepala Daerah (Perkada). Biasanya Perkada diterbitkan segera setelah PP pusat turun.

Jangan kaget jika teman kalian yang bekerja di Kementerian (Pusat) cair duluan. Selisih waktu 2-3 hari adalah hal yang lumrah dalam birokrasi keuangan negara.

Besaran THR PPPK 2026 (Estimasi Per Golongan)

Besaran THR PPPK 2026 dihitung berdasarkan komponen gaji pokok ditambah tunjangan melekat yang diterima pada satu bulan sebelum hari raya (biasanya gaji Maret). Tidak ada potongan iuran wajib pegawai dalam komponen THR ini, sehingga nominal yang diterima (take home pay) dipastikan lebih besar daripada gaji bulanan biasa. Struktur gaji PPPK yang mengacu pada Perpres Nomor 11 Tahun 2024 (atau perubahannya di 2026) menjadi dasar perhitungan utama.

Banyak yang bertanya THR PPPK dapat berapa sebenarnya. Jawabannya bervariasi tergantung Masa Kerja Golongan (MKG) dan tunjangan keluarga yang kalian miliki.

Golongan IX (setara S1) biasanya menjadi patokan umum mayoritas guru dan tenaga teknis. Namun, tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai (TPP) adalah “pemanis” yang membuat angkanya melonjak.

Pemerintah tahun ini berkomitmen memberikan Tunjangan Kinerja sebesar 100% bagi instansi pusat. Sedangkan untuk daerah, besarannya menyesuaikan kemampuan fiskal daerah masing-masing (bisa 50% atau maksimal 100%).

Berikut adalah tabel estimasi kasar nominal THR (Gaji Pokok + Tunjangan Melekat) belum termasuk Tukin/TPP:

GOLONGAN PPPK GAPOK (ESTIMASI MKG 0) ESTIMASI THR MINIMAL
Golongan I (SD) Rp1.938.500 Rp2.300.000++
Golongan V (D3) Rp2.511.500 Rp2.900.000++
Golongan IX (S1) Rp3.203.600 Rp3.700.000++
Golongan XI (S2) Rp3.480.300 Rp4.000.000++
Golongan XVII (S3) Rp4.462.500 Rp5.200.000++
CATATAN BELUM TERMASUK TUKIN/TPP NETT (BEBAS PAJAK)

Perhitungan Komponen Keluarga

Angka di atas bisa bertambah signifikan jika kalian sudah berkeluarga. Tunjangan suami/istri sebesar 10% dari gaji pokok dan tunjangan anak 2% per anak (maksimal 2) akan ditambahkan.

Contoh untuk Berapa THR PPPK golongan 9 dengan istri dan 1 anak: Gapok (3.203.600) + Istri (320.360) + Anak (64.072) + Tunjangan Pangan (72.420 per jiwa). Total dasar THR mendekati Rp4 juta, belum termasuk TPP.

Apakah PPPK Dapat THR dan Gaji 13?

PPPK secara resmi berhak mendapatkan THR dan Gaji 13 tahun 2026 sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara. Kedua tunjangan ini merupakan hak normatif yang setara dengan PNS, yang membedakan hanyalah waktu pencairannya saja. THR dicairkan menjelang Idul Fitri (Maret), sedangkan Gaji 13 dicairkan menjelang tahun ajaran baru sekolah (Juni/Juli).

Kabar burung yang mengatakan PPPK tidak dapat Gaji 13 adalah hoaks belaka. Selama status SK masih aktif, negara menjamin kedua bonus tahunan ini.

Namun, kita harus jeli membedakan tujuan penggunaannya. THR untuk konsumsi hari raya, sedangkan Gaji 13 untuk bantuan biaya pendidikan anak.

Jangan sampai uang THR habis untuk hal konsumtif sehingga saat Gaji 13 cair nanti tidak tersisa untuk bayar sekolah. Manajemen keuangan sangat diperlukan di sini.

Syarat THR PPPK 2026 (Masa Kerja & Status)

Syarat utama penerima THR PPPK 2026 adalah telah melaksanakan tugas secara nyata minimal 1 (satu) bulan secara terus menerus sebelum hari raya. Bagi PPPK yang baru diangkat pada bulan Maret 2026 namun Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT)-nya tertanggal sebelum hari raya, tetap berhak menerima THR asalkan gajinya telah dibayarkan. Status kepegawaian juga harus aktif dan tidak sedang dalam masa cuti di luar tanggungan negara.

Poin tentang THR PPPK belum 1 tahun sering menjadi kekhawatiran. Aturannya jelas: tidak perlu menunggu 1 tahun, cukup 1 bulan masa kerja efektif.

Jika SPMT kalian tertanggal 1 Februari 2026 atau sebelumnya, maka kalian 100% aman. Kalian berhak menerima THR penuh.

Namun, jika SPMT baru keluar tanggal 1 April 2026, maka mohon maaf, kalian belum masuk kriteria penerima THR tahun ini. Kalian baru akan mendapatkannya tahun depan.

Kasus khusus terjadi jika kalian sedang menjalani hukuman disiplin berat atau diberhentikan sementara. Dalam kondisi ini, pembayaran THR biasanya ditangguhkan atau dibatalkan.

Komponen Gaji THR P3K 2026

Komponen pembentuk THR PPPK terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan/umum, dan tambahan penghasilan (tukin/TPP) sebesar 100 persen. Pemerintah menanggung sepenuhnya Pajak Penghasilan (PPh) atas THR ini, sehingga nominal yang masuk ke rekening adalah nominal bersih tanpa potongan pajak. Hal ini berbeda dengan gaji bulanan yang mungkin masih terkena potongan PPh 21.

Mari kita bedah satu per satu agar tidak ada yang terlewat saat mengecek struk nanti. Tunjangan pangan diberikan dalam bentuk uang setara 10 kg beras, bukan beras fisik.

Tunjangan jabatan diberikan bagi PPPK yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu. Bagi guru, ini biasanya setara dengan tunjangan fungsional guru.

Poin paling menarik adalah TPP atau Tukin. Untuk instansi pusat, Tukin 100% sudah menjadi standar. Namun untuk daerah, ini tergantung “kebaikan hati” APBD.

Ada daerah yang hanya sanggup bayar TPP 50%, ada yang 75%, dan ada yang full 100%. THR PPPK tidak Full biasanya disebabkan oleh komponen TPP daerah yang memang tidak dianggarkan penuh.

Cara Cek Saldo THR PPPK

Mengecek masuknya dana THR kini tidak perlu lagi antre cetak buku tabungan di bank. Kemudahan teknologi mobile banking dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Himbara mempermudah segalanya.

Kalian harus aktif memantau notifikasi HP pada tanggal-tanggal krusial. Berikut langkah efektif memastikan uang sudah mendarat.

  1. Aktifkan SMS Notifikasi/Mobile Banking Pastikan nomor HP yang terdaftar di bank penggaji aktif. Notifikasi real-time adalah kunci ketenangan hati.
  2. Cek Riwayat Mutasi (H-10 Lebaran) Login ke aplikasi bank (BJB, Bank Jatim, Bank Nagari, BRI, dll). Lihat menu mutasi kredit.
  3. Cari Kode Transaksi “Gaji” atau “THR” Biasanya ada keterangan “SP2D Gaji Terusan” atau “Tunjangan Hari Raya”.
  4. Bandingkan dengan Slip Gaji Minta slip gaji THR ke bendahara. Cocokkan nominal bersih di slip dengan uang yang masuk.
  5. Lapor Jika Ada Selisih Jika uang belum masuk H-5, segera tanya ke Bendahara Pengeluaran. Jangan diam saja.

Gaji ke-13 dan THR Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap 2026

Gaji ke-13 dan THR kapan cair memiliki jadwal yang berbeda meskipun komponennya hampir identik. THR 2026 dipastikan cair paling cepat pada H-10 Lebaran yaitu sekitar tanggal 9-13 Maret 2026. Sedangkan Gaji ke-13 dijadwalkan cair secara serentak pada bulan Juni 2026 menjelang tahun ajaran baru sekolah. Kedua tunjangan ini memiliki dasar hukum yang sama namun waktu penyaluran yang berbeda sesuai tujuan peruntukannya.

Kita seringkali menyamakan kedua tunjangan ini karena nominalnya yang mirip. Padahal, pemerintah mendesain keduanya untuk menanggulangi lonjakan kebutuhan di waktu yang berbeda.

THR hadir untuk menjaga daya beli masyarakat saat harga bahan pokok naik menjelang Idul Fitri. Sementara Gaji 13 hadir untuk meringankan beban orang tua saat mendaftarkan anak sekolah atau kuliah.

Mengingat hari ini sudah pertengahan Februari 2026, fokus utama kita saat ini adalah pencairan THR di bulan depan. Gaji 13 masih memiliki rentang waktu sekitar 3-4 bulan lagi.

Berikut adalah tabel perbandingan jadwal dan ketentuan kedua tunjangan tersebut:

ASPEK PEMBEDA TUNJANGAN HARI RAYA (THR) GAJI KETIGA BELAS (GAJI 13)
Waktu Pencairan Maret 2026 (H-10 Lebaran) Juni 2026 (Tahun Ajaran Baru)
Tujuan Utama Kebutuhan Hari Raya Keagamaan Bantuan Biaya Pendidikan Anak
Dasar Perhitungan Gaji Pokok Maret 2026 Gaji Pokok Mei 2026
Komponen Tukin Maksimal 100% (Pusat/Daerah) Maksimal 100% (Pusat/Daerah)
STATUS PAJAK DITANGGUNG PEMERINTAH DITANGGUNG PEMERINTAH

Strategi Penggunaan Dana

Karena waktu cairnya berdekatan (selisih 3 bulan), kita harus pintar-pintar mengatur arus kas. Jangan habiskan THR sampai nol rupiah jika kalian tidak memiliki tabungan pendidikan.

Idealnya, THR digunakan untuk zakat dan kebutuhan lebaran saja. Simpan Gaji 13 nanti khusus untuk daftar ulang sekolah, beli buku, atau seragam baru anak.

Kapan Gaji 14 Cair Tahun 2026?

Gaji 14 cair tahun 2026 dijadwalkan bersamaan dengan jadwal pencairan THR, yakni pada bulan Maret 2026 (H-10 Lebaran). Istilah “Gaji 14” sejatinya adalah sebutan populer di kalangan ASN untuk Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan. Jadi, Gaji 14 bukanlah bonus tambahan baru yang terpisah, melainkan nama lain dari THR itu sendiri yang dibayarkan satu kali dalam setahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Banyak pegawai baru atau masyarakat umum yang sering terkecoh mengira ada tiga kali bonus (THR, Gaji 13, dan Gaji 14). Padahal secara regulasi keuangan negara, hanya ada dua jenis tunjangan tambahan tahunan, yaitu THR (sering disebut Gaji 14) dan Gaji Ketiga Belas.

Penggunaan istilah “Gaji 14” ini muncul karena nomenklatur pembayarannya yang di luar gaji bulanan rutin (12 bulan). Urutannya biasanya adalah: Gaji Rutin, Gaji 13 (Pendidikan), dan THR (Gaji 14/Lebaran).

Jadi, jika kalian bertanya kapan Gaji 14 cair, jawabannya sama persis dengan Kapan THR cair, yaitu:

  • Estimasi Tanggal: 9 – 13 Maret 2026
  • Momentum: Awal Bulan Ramadan 1447 H
  • Dasar Hukum: PP tentang Pemberian THR dan Gaji 13

Jangan berharap ada transferan ketiga di luar dua tunjangan tersebut, kecuali ada kebijakan insentif kinerja khusus (Tukin) yang dirapel. Fokuslah pada pengelolaan dua “gaji tambahan” ini agar manfaatnya maksimal.

Gaji THR Pensiunan 2026 Kapan Cair?

Meskipun artikel ini fokus pada PPPK, banyak dari kita yang juga mengurus orang tua pensiunan. Gaji THR pensiunan 2026 kapan cair jawabannya adalah serentak dengan ASN aktif, yaitu mulai H-10 Lebaran (sekitar 9-13 Maret 2026). Penyaluran dilakukan melalui PT Taspen dan ASABRI langsung ke rekening penerima pensiun.

Pensiunan menerima komponen gaji pokok pensiun plus tunjangan melekat. Bedanya, pensiunan tidak menerima tunjangan kinerja atau TPP.

Namun, kabar baiknya adalah THR pensiunan juga bebas potongan. Jadi uang yang diterima benar-benar utuh untuk bekal lebaran.

Pastikan orang tua kalian sudah melakukan otentikasi wajah (face recognition) di aplikasi Taspen. Keterlambatan otentikasi adalah penyebab utama THR pensiunan telat cair.

FAQ: Pertanyaan Seputar THR PPPK

Berikut adalah rangkuman jawaban cepat untuk pertanyaan spesifik yang sering muncul di kolom pencarian.

THR PPPK dapat berapa?

Nominalnya adalah 1x Gaji Pokok + Tunjangan Keluarga + Tunjangan Pangan + Tunjangan Jabatan + Tunjangan Kinerja/TPP (maksimal 100%). Totalnya lebih besar dari gaji bulanan (Take Home Pay) karena tanpa potongan iuran.

Apakah PPPK mendapatkan THR 2026?

Ya, PPPK yang masih aktif bekerja dan memiliki SPMT sebelum hari raya dipastikan mendapatkan THR 2026.

Gaji PPPK 2026 kapan cair untuk bulan Maret?

Gaji bulanan Maret cair tanggal 1 atau hari kerja pertama Maret. Sedangkan THR (gaji kedua) cair terpisah sekitar tanggal 9-13 Maret 2026.

THR PPPK tidak Full, kenapa?

Biasanya karena komponen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dari daerah tidak dibayarkan 100% akibat keterbatasan anggaran (APBD). Namun gaji pokok dan tunjangan melekat pasti full.

Apakah CPNS dan PPPK baru dapat THR?

Dapat, asalkan sudah bekerja minimal 1 bulan terus menerus sebelum hari raya. Jika baru masuk kerja kurang dari sebulan saat hari raya, maka tidak dapat.

Implikasi Kebijakan THR Bagi Ekonomi Keluarga

Pencairan THR PPPK 2026 bukan sekadar bonus tahunan, melainkan stimulus ekonomi yang nyata bagi keluarga ASN. Di tengah inflasi harga bahan pokok menjelang lebaran, dana ini menjadi penyelamat daya beli.

Kita disarankan untuk menggunakan skala prioritas dalam membelanjakannya. Zakat fitrah dan kebutuhan pangan harus diutamakan sebelum membeli baju baru atau tiket liburan.

Pemerintah berharap dengan cairnya THR ini, perputaran uang di daerah semakin kencang. Belanjalah di warung tetangga atau pasar tradisional agar dampaknya dirasakan oleh UMKM sekitar.

Bagi kalian yang memiliki cicilan, ini momen tepat untuk melunasi sebagian hutang konsumtif. Jangan biarkan euforia sesaat membuat kita lupa akan kewajiban finansial jangka panjang.

Semoga proses pencairan tahun ini berjalan lancar tanpa kendala sistem. Persiapkan data dan rekening kalian, dan sambutlah Ramadan dengan hati yang lapang.